Masa depan selalu ada bagi mereka yang memiliki harapan dan keyakinan
bahwa Allah senantiasa memberinya kesempatan, pertolongan dan kemudahan
untuk menjadi lebih baik, untuk diterima oleh hati nuraninya sendiri.
Kekayaan
hidup adalah pada memberi dengan sepenuh tulus, pada melayani dengan
sepenuh cinta. Tiap sesuatu yang kita bagi dengan orang lain, waktu,
tenaga, harta, perhatian, akan menjejakkan bekas pada batin yang
meyakinkan diri ini bahwa : semua yang telah kita berikan itulah yang
sesungguhnya kita miliki. Karena padanya kita memiliki kendali untuk
menyerahkannya pada orang lain. Bukankah kita tidak berhak memberikan pada orang lain sesuatu yang bukan milik kita??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar